Jumat, 05 Juni 2009

Juara Copa Bakal ke LCA

LIGA Champion Asia (LCA) 2009, sangat menyakitkan bagi Sriwijaya FC. Sebab, tim berjuluk Laskar Wong Kito hanya sebatas tim penggembira (babak 32 besar). Namun, kesempatan untuk tampil lagi pada LCA 2010 tetap terbuka.

Sebab, runner up Djarum Indonesia Super League (DISL) 2009/09, belum tentu dipastikan tampil di LCA 2010. Menurut direktur Badan Liga Indonesia (BLI) Joko Driyono, kepastian satu wakil Indonesia (selain Persipura yang sudah pasti ke LCA), akan ditentukan pada rapat komite eksekutif PSSI, Agustus mendatang.

Praktis, belum tentu Persib Bandung dan Persiwa Wamena yang berpeluang besar finish sebagai runner up DISL, langsung tampil di LCA 2010. Justru, yang akan diprioritaskan adalah juara Copa Dji Sam Soe Indonesia (CDSSI) IV.

“Ada tren di negara kontestan LCA, bahwa satu wakil mereka adalah juara Copa. Atau semacam piala negara. Jadi, juara Copa nanti, akan menjadi pertimbangan kami,” terang Joko Driyono, kemarin (29/5).

Itu artinya Sriwijaya sudah di jalur benar untuk ke LCA 2010. Menurut coach Rahmad Darmawan, Copa adalah kesempatannya untuk menebus “sakit hati” karena gagal ke 16 besar.

“Saya juga sudah dapat infonya tengang juara Copa bakal ke LCA. Tapi, yang kami perdulikan sekarang ini adalah mempertahankan gelar juara Copa. Soal ke LCA, saya pikir bakal ada penghargaan tersendiri,” tukas Rahmad.

Tim juara sejenis Copa, memang ada yang tampil di LCA. Pada LCA 2009, ada satu wakil Iran di luar Liga utama (Persian Gulf Cup). Yaitu Esteghlal sebagai juara Hazfi cup (sejenis Copa).

Pun demikian wakil Uni Emirat Arab (UEA). Selain liga (UEA), ada satu wakil lain yaitu Al Ahli Dubai, sebagai juara piala Presiden (sejenis Copa). Qatar juga ada. Yaitu Umm Salal, yang merupakan juara Emir of Qatar.

Jepang menempatkan satu wakilnya diluar tiga teratas Liga Jepang. Yaitu Gamba Osaka yang merupakan juara Emperor cup. Sedangkan Korea, diluar 3 wakil teratas K-League, ada juara Korean FA Cup, yaitu Pohang Steelers.

Bahkan, musim 2007 ada Arema Malang. Tampil di LCA karena statusnya sebagai juara Copa Dji Sam Soe Indonesia III edisi 2006. Satu wakil lagi yaotu Persik Kediri. Statusnya sebagai juara Liga Djarum Indonesia (LDI) XII edisi 2005/06.

“Semua tergantung teman-teman PSSI. Yang pasti, kami terus berupaya agar kampiun Copa Dji Sam Soe bisa tampil di LCA atau AFC cup jika memang tidak lolos babak play of,” pungkas Media Relations Sampoerna Indonesia (sponsor Copa Dji Sam Soe Indonesia), Bambang Tri Prasojo.

Juara Copa yang pernah tampil di LCA

2008: Chunman Dragon, Korsel (Korean FA cup), Nam Dinh FC, Vietnam (Vietnamese Cup), Sepahan, Iran (Hazfi cup), Al Qadisiya, Kuwait (Emir Cup), Al-Sadd, Qatar (Emir of Qatar cup), Al Ahli Jeddah, Saudi Arabia (Crown Prince Cup), Al-Karamah, Siria (Syrian cup).

2007 : Shandong Luneng, China (Chinese FA cup), Arema Malang, Indonesia (Juara Copa Dji Sam Soe Indonesia II), Chunnam Dragons, Korsel (Korean FA cup), FC Pakhtakor, Uzbekistan (Izbekistani Cup).

Tidak ada komentar: